Sebuah konsep pemberdayaan masyarakat dijadikan modal utama Eep Hidayat dan Ojang Sohandi dalam memimpin Kabupaten Subang. Konsep apa yang akan dilaksanakan duet Eep-Ojang pada periode 2008–2013 setelah resmi dilantik hari ini?
Keberhasilan konsep gotong royong pada kepemimpinan Eep Hidayat lima tahun lalu, akan kembali diterapkan dalam pemerintahannya lima tahun mendatang. Gotong royong, itulah yang akan kembali digulirkan Eep-Ojang. Prestasi yang berhasil diukir dari konsep gotong royong ini, selain memberdayakan masyarakat dan menggiatkan kerja sama, juga mampu menekan anggaran belanja pemerintah.
Karena itu, pada 2006 Kabupaten Subang dinobatkan oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai kabupaten gotong royong terpanjang, dari Tangkuban Perahu hingga Legon kulon atau sekitar 82 kilometer. Dengan keberhasilan itu, Eep yang mencetuskan dan menggiatkan gotong royong, kini akan kembali meningkatkan konsep gotong royong untuk membangun Subang agar lebih baik dan maju. “Dengan konsep gotong royong, pembangunan bisa dilaksanakan dengan optimal, tapi tidak terlalu banyak menyerap anggaran,” ungkap Eep.
Pria yang biasa mengenakan ikat kepala ini menegaskan, konsep tersebut mampu memberdayakan masyarakat dan secara tidak langsung menanamkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum. Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Subang ini, keikutsertaan masyarakat dalam beberapa sektor akan terus ditingkatkan. “Kami akan melanjutkan dan menambah konsep gotong royong ini dalam sistem pemerintahan ke depan. Bayangkan, hanya di Subang banyak desa yang memiliki bangunan gedung olahraga,” ujar Eep.
Selain itu, Eep juga akan berusaha meningkatkan sektor ekonomi masyarakat yang masih terbilang lemah. Namun dia juga mengaku tak gentar dengan gonjang-ganjing tudingan masyarakat yang menuduhnya terlibat dugaan korupsi. “Ngomongin tuduhan korupsi itu tidak bisa asal bicara, harus ada bukti. Saya nggak takut mau dipanggil siapa atau diperiksa siapa, karena saya merasa tidak bersalah,” akunya.
Ketika ditanya perihal banyaknya warga yang terkesan kontra kepada dirinya, Eep mengaku tidak mempermasalahkan hal itu. “Yang kontra rakyat saya, yang tidak kontra juga rakyat saya. Terus terang, saya tidak membenci orang-orang yang kontra dan menuduh saya macam-macam,” katanya.
Rommy Roosyana / Annas Nashrullah