Puluhan petugas dari tim gabungan Sub Denpom III/3-2 dan anggota POM TNI di Subang men-sweeping puluhan kendaraan yang melintas di jalur protokoler Subang, kemarin. Sweeping itu sebagai antisipasi dini terhadap ancaman teror terkait pelantikan Bupati-Wakil Bupati terpilih Subang Eep Hidayat-Ojang Sohandi hari ini. “Kemungkinan itu selalu ada, tapi sejauh ini belum ada dan belum terbukti teror,” ujar Komandan Sub Denpom III/3-2, Kapten CPM Dedy Haryanto, kemarin.
Operasi dengan sandi Wicaksana Bhakti Penegakan Ketertiban (Gaktib) itu dimulai pukul 09.00 WIB di tiga titik jalur lalu lintas, yaitu Jalan Otto Iskandardinata, pusat perbelanjaan Jalan Mayjen Soeprapto, dan jalur dari Bandung ke Subang.
Sejumlah kendaraan dan warga yang terbukti memakai atribut TNI yang melintas di jalur itu dihentikan. Tidak hanya itu, operasi anggota satuan TNI yang tertangkap basah berkeliaran saat jam kerja juga menjadi target operasi. “Anggota (TNI) yang keluar dan tidak membawa surat keluar dari satuannya, kami proses. Demikian juga warga yang menggunakan atribut TNI, baik stiker maupun pakaian,” ungkapnya.
Dalam operasi gabungan itu, petugas mengamankan puluhan atribut TNI yang dipakai warga dan mengamankan dua anggota satuan TNI. Berdasarkan pantauan, operasi Gaktib itu tidak hanya dilakukan di jalur lalu lintas. Sebaliknya, petugas mensweeping dengan keluar masuk di area pusat pertokoan seperti Pujasera Subang. Bahkan di jalur Subang-Bandung, petugas terlihat keluar-masuk bus.
Annas Nashrullah