﻿<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PURWAKARTA</title>
	<atom:link href="http://www.purwakarta.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purwakarta.info</link>
	<description>Wibawa Karta Raharja</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2009 03:16:07 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Dua Pelajar Berseragam Pramuka Beradegan Mesum</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090622/dua-pelajar-berseragam-pramuka-beradegan-mesum/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090622/dua-pelajar-berseragam-pramuka-beradegan-mesum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 15:14:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Subang]]></category>
		<category><![CDATA[Mesum]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pramuka]]></category>
		<category><![CDATA[Seragam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1064</guid>
		<description><![CDATA[Warga Subang, Jawa Barat dihebohkan dengan menyebarnya video mesum yang melibatkan pelajar. Video yang &#8220;dibintangi&#8221; dua pelajar sekolah menengah atas setempat itu telah tersebar luas di kalangan pelajar. Dalam video keduanya terlihat tengah bercumbu di sebuah kafe di pinggir pantai. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Warga Subang, Jawa Barat dihebohkan dengan menyebarnya video mesum yang melibatkan pelajar. Video yang &#8220;dibintangi&#8221; dua pelajar sekolah menengah atas setempat itu telah tersebar luas di kalangan pelajar. Dalam video keduanya terlihat tengah bercumbu di sebuah kafe di pinggir pantai. Kuat dugaan, mereka melakukan perbuatan itu setelah pulang sekolah. Pasalnya, keduanya masih mengenakan seragam pramuka. Menurut pihak sekolah, kedua siswa pelaku adegan mesum tersebut sudah dikeluarkan dari sekolah.</p>
<p><strong>Liputan6</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090622/dua-pelajar-berseragam-pramuka-beradegan-mesum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sabu-Sabu Diduga Dipasok Ke Pengusaha</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090622/sabu-sabu-diduga-dipasok-ke-pengusaha/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090622/sabu-sabu-diduga-dipasok-ke-pengusaha/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 14:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Menyamar]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Pengedar]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu-Sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1059</guid>
		<description><![CDATA[Polres Purwakarta menangkap Tg (30), warga Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Minggu (21/6) malam, karena mengedarkan dan memasok sabu-sabu kepada pengusaha maupun eksekutif muda. Penangkapan itu setelah anggota Satuan Narkoba Polres Purwakarta menyamar sebagai pengusaha yang hendak membeli sabu-sabu.

Setelah ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Polres Purwakarta menangkap Tg (30), warga Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Minggu (21/6) malam, karena mengedarkan dan memasok sabu-sabu kepada pengusaha maupun eksekutif muda. Penangkapan itu setelah anggota Satuan Narkoba Polres Purwakarta menyamar sebagai pengusaha yang hendak membeli sabu-sabu.<br />
<span id="more-1059"></span><br />
Setelah ada komunikasi antara kedua belah pihak, transaksi pun dilakukan di sekitar Pujasera di Kawasan Kota Bukit Indah (KBI), Kecamatan Bungur Sari. Saat Tg mengeluarkan empat paket sabu-sabu seharga Rp 2,5 juta dan satu paket ganja kering, polisi langsung menangkapnya tanpa sedikit pun perlawanan. Beberapa petugas yang bersembunyi di sekitar area transaksi gagal menangkap bandar besar yang sudah lebih dulu kabur.</p>
<p>Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Agus Riyadhi mengungkapkan, tersangka sudah lama menjadi incaran kepolisian karena sejumlah pemakai yang belakangan tertangkap mengaku mendapat sabu-sabu dari Tg. Pelaku juga tercatat sebagai residivis dan pernah ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cirebon pada November 2008 lalu. &#8220;Kami masih memburu rekannya berinisial Kn yang bersama-sama menjadi pengedar. Sejauh ini kami selalu kesulitan membongkar sindikat narkoba karena mereka memakai pola jaring terputus. Para tersangka yang sudah tertangkap pun selalu tutup mulut,&#8221; beber Agus kemarin.</p>
<p>Menurut dia, tersangka dapat dijerat Pasal 78 ayat 1 UU No 22/1997 tentang Narkotika, serta Pasal 62 UU No 5/1997 tentang Psikotropika dengan ancaman 10 tahun dan denda Rp 1,5 miliar. Agus menyebutkan, sepanjang 2009 jajarannya telah mengungkap 22 kasus narkoba. Dari kasus itu, sebanyak 36 tersangka yang terdiri dari pemakai dan pengedar berhasil ditangkap. Sebagian tersangka sudah dilimpahkan ke kejaksaan.</p>
<p>Sementara itu, Tg dengan wajah lesu mengaku hanya disuruh mengambil sabu-sabu dan memasarkannya oleh Kn. Sejauh ini, dia tidak mengetahui keberadaan buronan polisi tersebut. &#8220;Saya membeli sabu-sabu Rp 1,7 juta setiap paket kecilnya. Jumlah yang saya beli variatif, kadang banyak tergantung pesanan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Asep Supiandi</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090622/sabu-sabu-diduga-dipasok-ke-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Diduga Korupsi, Ketua KUD BSM Ditahan</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090622/diduga-korupsi-ketua-kud-bsm-ditahan/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090622/diduga-korupsi-ketua-kud-bsm-ditahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2009 12:12:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BSM]]></category>
		<category><![CDATA[Ditahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal Fiber]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KUD]]></category>
		<category><![CDATA[LP]]></category>
		<category><![CDATA[Subang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1058</guid>
		<description><![CDATA[Ketua KUD Bina Saluyu Mulya (BSM) Sugandi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Subang kemarin. Dia diduga kuat menggelapkan dana pengadaan tiga kapal fiber Desa Mayangan, Legonkulon, Subang, senilai Rp 157 juta. Sugandi dibawa ke LP sekitar pukul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua KUD Bina Saluyu Mulya (BSM) Sugandi ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Subang kemarin. Dia diduga kuat menggelapkan dana pengadaan tiga kapal fiber Desa Mayangan, Legonkulon, Subang, senilai Rp 157 juta. Sugandi dibawa ke LP sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang. Sebelumnya, Sugandi yang didampingi kuasa hukumnya, Doni Nurhidayat, menjalani pemeriksaan di ruang Kasubsi Penyidikan di lantai II gedung kejari.<br />
<span id="more-1058"></span><br />
Kasi Pidana Khusus Kejari Subang Teguh Haryanto menegaskan, penahanan tersangka kasus pengadaan tiga kapal fiber itu sudah cukup bukti. Dari hasil pemeriksaan sebanyak tujuh saksi, Sugandi dituduh menggelapkan dana pengadaan kapal fiber sebesar Rp 157 juta dari total anggaran mencapai Rp 390 juta. &#8220;Dari keterangan saksi-saksi sudah cukup bukti untuk dilakukan penahanan. Kami juga khawatir yang bersangkutan melarikan diri, mempengaruhi saksi, dan menghilangkan barang bukti,&#8221; kata Teguh.</p>
<p>Dia menjelaskan, KUD BSM Desa Mayangan, Kecamatan Legonkulon, pada 2008 lalu mendapat bantuan proyek UKM dari pemerintah pusat sebesar Rp 390 juta. Dana itu diperuntukkan bagi pembuatan tiga kapal fiber. Namun, praktiknya kapal fiber tersebut menyalahi aturan. Selain ukuran panjang dan lebarnya, beberapa item kelengkapan tiga kapal itu tidak ada. Kepala Kejari Subang Yusron mengatakan, selain proyek pengadaan barang yang tidak sesuai aturan, tersangka menyalahgunakan wewenang dengan meminjamkan dana ke pihak ketiga. &#8220;Anggaran Rp390 juta untuk membuat tiga kapal oleh tersangka dipinjamkan ke pihak ketiga sebesar Rp 157 juta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pasal yang dikenakan kepada tersangka yakni Pasal 2 dan 3 UU No 31/1999 jo UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman kurungan antara 1–20 tahun dan denda Rp 50 juta–1 miliar. Kuasa hukum Sugandi, Doni Nurhidayat, menuturkan, pihaknya menghargai keputusan kejari sebagai hak prerogatif. Namun, dia berencana akan berkoordinasi dengan keluarga tersangka untuk meminta pengalihan status tahanan Sugandi. &#8220;Hari ini kami akan kirimkan surat permohonan kepada kejaksaan terkait pengalihan tahanan menjadi tahanan kota,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Berdasarkan pantauan, Sugandi yang mengenakan kemeja abu-abu kehitaman tampak santai dan sempat mengisap sebatang rokok saat digiring ke mobil tahanan kejari. Bahkan, dia menyempatkan diri untuk melambaikan tangan ke wartawan yang mengabadikan gambar.</p>
<p><strong>Annas Nashrullah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090622/diduga-korupsi-ketua-kud-bsm-ditahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Depkominfo Ingin Bendung Situs Porno Dengan Gateway</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090621/depkominfo-ingin-bendung-situs-porno-dengan-gateway/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090621/depkominfo-ingin-bendung-situs-porno-dengan-gateway/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 13:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Depkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[Filter]]></category>
		<category><![CDATA[Gateway]]></category>
		<category><![CDATA[Porno]]></category>
		<category><![CDATA[Situs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1056</guid>
		<description><![CDATA[Pornografi tak bisa dipungkiri mampu menyebar dengan mudah via internet. Departemen Komunikasi dan Informatika berupaya membendung itu dengan membangun gateway. &#8220;National Gateway bertujuan sebagai filter dalam menyaring segala situs yang masuk ke Indonesia. Termasuk sebagai langkah membendung masuknya situs porno. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pornografi tak bisa dipungkiri mampu menyebar dengan mudah via internet. Departemen Komunikasi dan Informatika berupaya membendung itu dengan membangun gateway. &#8220;National Gateway bertujuan sebagai filter dalam menyaring segala situs yang masuk ke Indonesia. Termasuk sebagai langkah membendung masuknya situs porno. Lebih mudahnya National Gateway seperti pelabuhan atau bandara, yang dapat menyaring segala yang masuk,&#8221; ujar Menteri Komunikasi dan Informasi M. Nuh ditemui di Malang, Minggu (21/6/2009) siang.<br />
<span id="more-1056"></span><br />
M. Nuh menjelaskan, apapun situs yang akan masuk dari jaringan internet akan melalui National Gateway. Jadinya, semua akan tersaring dan tidak ada lagi situs porno menyusup ke jaringan internet di tanah air. &#8220;Ini usaha kita untuk menyaring gencarnya situs porno yang selalu merubah diri tanpa menghilangkan materi yang dibawa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sebelumnya, lanjut M. Nuh, Depkominfo telah memblokir sekitar 2 juta situs porno yang masuk melalui jaringan internet untuk penggunaan di kalangan pemerintahan. Kendati telah berhasil memblokir jutaan situs porno, kata M. Nuh, tidak membuat situs-situs tersebut hilang atau tidak terakses.</p>
<p><strong>detikInet</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090621/depkominfo-ingin-bendung-situs-porno-dengan-gateway/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siswi SMP Hamil 1,5 Bulan Setelah Diperkosa Gurunya</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090621/siswi-smp-hamil-15-bulan-setelah-diperkosa-gurunya/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090621/siswi-smp-hamil-15-bulan-setelah-diperkosa-gurunya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 12:45:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lainnya]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Ancol]]></category>
		<category><![CDATA[Diperkosa]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Siswi]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1054</guid>
		<description><![CDATA[Melati (14), sebut saja demikian. Seorang siswi SMPN di kawasan Jakarta Barat terancam putus sekolah karena tengah hamil 1,5 bulan. Ironisnya, kehamilan Melati itu akibat diperkosa oleh gurunya sendiri yang berinisial BPS. Kepala Satuan Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melati (14), sebut saja demikian. Seorang siswi SMPN di kawasan Jakarta Barat terancam putus sekolah karena tengah hamil 1,5 bulan. Ironisnya, kehamilan Melati itu akibat diperkosa oleh gurunya sendiri yang berinisial BPS. Kepala Satuan Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. &#8220;Pemeriksaan sedang berlangsung, diharapkan dalam waktu dekat, berkasnya segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,&#8221; kata Agustinus ketika dikonfirmasi, Minggu (21/6/2009).<br />
<span id="more-1054"></span><br />
BPS, pengajar mata pelajaran Agama itu melakukan tindakan asusilanya pertama kali di sebuah tempat pemancingan di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Pelaku memperdaya Melati dengan mengajaknya rekreasi ke tempat tersebut.</p>
<p>Tidak pernah terlintas sedikitpun dalam benak Melati bahwa gurunya akan setega itu memperkosanya. Melati pun tidak menaruh curiga saat pelaku menawarinya minum. Namun tanpa disadari, minuman yang disuguhkan terhadap Melati adalah minuman yang telah dicampur dengan obat penenang. Beberapa saat setelah menenggak minuman tersebut, Melati pun jatuh pingsan.</p>
<p>Dalam kondisi tak sadarkan diri itu, pelaku kemudian menggagahinya. Setelah siuman, Melati baru menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban pemerkosaan. Setelah diperkosa, Melati tidak pernah menceritakan aib itu kepada kedua orangtuanya. Hingga akhirnya Melati hamil dan kehamilannya itu tidak dapat disembunyikan lagi.</p>
<p>Awalnya Melati enggan menceritakan hal tersebut kepada orangtuanya karena takut akan ancaman BPS. Namun, karena orangtuanya terus-menerus mendesak Melati, Melati pun akhirnya bicara. Orangtua Melati kemudian membawa Melati ke kakaknya yang berprofesi sebagai dokter di sebuah rumah sakit di Bekasi. Dari hasil pemeriksaan, Melati diketahui tengah mengandung janin 1,5 bulan. Orangtua Melati marah besar ketika mengetahui perbuatan tersebut dilakukan oleh gurunya sendiri. Mereka pun akhirnya melaporkan perbuatan tercela yang dilakukan oleh BPS itu ke Polda Metro Jaya.</p>
<p><strong>DetikNews</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090621/siswi-smp-hamil-15-bulan-setelah-diperkosa-gurunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Polres Tangkap Pelaku Trafficking</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090620/polres-tangkap-pelaku-trafficking/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090620/polres-tangkap-pelaku-trafficking/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 04:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[Tangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Trafficking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1052</guid>
		<description><![CDATA[Tim Buser Polres Karawang menangkap dua pelaku trafficking yakni Eman (54), warga Kampung Krajan, Dusun Sinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang dan Yudi Sambas (37), warga Kampung Tanjung Garut, Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.

Kapolres Karawang AKBP Rudi Antariksawan mengatakan, penangkapan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tim Buser Polres Karawang menangkap dua pelaku trafficking yakni Eman (54), warga Kampung Krajan, Dusun Sinom, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang dan Yudi Sambas (37), warga Kampung Tanjung Garut, Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.<br />
<span id="more-1052"></span><br />
Kapolres Karawang AKBP Rudi Antariksawan mengatakan, penangkapan itu karena sebelumnya ada laporan dari korban Wartini (24), warga Kampung Sadang, Desa Karang Sinom, Kecamatan Tirtamulya. Berdasarkan laporan Wartini, tersangka Eman mendatangi rumah korban dan menawarkan pekerjaan di sebuah kafe di Singapura dengan iming-iming akan diberikan gaji besar, sehingga korban tergiur atas ajakan itu. &#8220;Adanya kabar tersebut, Wartini mengajak temannya, Nani, untuk ikut bekerja di sana,&#8221; kata Rudi.</p>
<p>Namun, sekitar April lalu, Wartini dan Nani tidak diberangkatkan ke Singapura, melainkan dipekerjakan di Pub Q Malaysia untuk melayani tamu hidung belang. Wartini mengetahui telah dijual setelah mucikarinya mengatakan bahwa dirinya dijual oleh Eman senilai Rp 24 juta. &#8220;Setelah itu, saya bersama rekan-rekan lainnya berusaha kabur,&#8221; kata Wartini.</p>
<p>Wartini kabur melalui Batam dengan mengeluarkan ongkos sendiri. Merasa tertipu, sesampai di rumah, Wartini langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karawang. Setelah menerima laporan, anggota polres melakukan penyelidikan dan penangkapan. Saat ditangkap, kedua tersangka sedang berada di rumah masing-masing tanpa perlawanan yang berarti. Dari hasil pemeriksaan sementara, dua tersangka mengakui perbuatannya telah menjual Wartini dan Nani.</p>
<p><strong>Raden Bagja Mulyana</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090620/polres-tangkap-pelaku-trafficking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BRI Dirampok, Rp 430 Juta Amblas</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090619/bri-dirampok-rp-430-juta-amblas/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090619/bri-dirampok-rp-430-juta-amblas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 14:28:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[BRI]]></category>
		<category><![CDATA[Jatiluhur]]></category>
		<category><![CDATA[Rampok]]></category>
		<category><![CDATA[Senjata Api]]></category>
		<category><![CDATA[Senpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1050</guid>
		<description><![CDATA[Komplotan orang tak dikenal bersenjata api merampok BRI Unit Kecamatan Jatiluhur di Kampung Cilegong Utara, Desa/Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, kemarin. Kerugian ditaksir mencapai Rp430 juta. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.42 WIB saat bank sedang ramai dipenuhi nasabah, pelaku yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Komplotan orang tak dikenal bersenjata api merampok BRI Unit Kecamatan Jatiluhur di Kampung Cilegong Utara, Desa/Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, kemarin. Kerugian ditaksir mencapai Rp430 juta. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.42 WIB saat bank sedang ramai dipenuhi nasabah, pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang itu masuk ke dalam bank dengan menodongkan senpi ke arah pegawai dan nasabah.<br />
<span id="more-1050"></span><br />
Para pelaku berhasil menggasak uang Rp 400 juta dengan cara membongkar lemari besi, dan merampas Rp 30 juta dari salah satu nasabah. Para korban tak berkutik lantaran kedua tangan dan kaki diikat tali rafia serta mulutnya dilakban. Sekitar 30 menit para perampok ini beraksi tanpa ada perlawanan berarti.</p>
<p>Galih (22), pemilik warung gado-gado di depan BRI mengatakan, satu mobil Toyota Innova diparkir di halaman bank menghadap ke jalan. Bahkan, salah seorang pelaku berperawakan tinggi besar menyempatkan diri makan gado-gado di warungnya. &#8220;Orang itu tubuhnya tinggi dan mengenakan baju semacam jaket berwarna putih, sepertinya bukan orang Sunda dan hanya sebentar makan. Setelah membayar Rp 3.000,- orang itu pergi ke dalam bank. Saya tidak curiga akan terjadi aksi perampokan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia baru menyadari ada kejahatan setelah mendengar suara minta tolong. Begitu dihampiri, ternyata satpam BRI bernama Diki merayap dari dalam bank ke luar dengan tangan dan kaki terikat tali rafia. Satpam ini pun sempat memecahkan pot bunga untuk menarik perhatian warga. &#8220;Saya membawa pisau untuk membebaskan tali ikatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Kantor Unit BRI Jatiluhur Abdullah mengungkapkan, dirinya menjadi salah satu korban yang ditodong senpi dan disekap di dalam bank. Menurut dia, dua pelaku masuk dari pintu samping, dua lainnya melalui pintu utama dan melumpuhkan satpam, sedangkan satu orang lagi berada di mobil. &#8220;Rata-rata pelaku berperawakan pendek dan mengenakan pakaian dinas harian (PDH) birumuda,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kapolres Purwakarta AKBP Hendro Pandowo mengatakan, kawanan perampok ini termasuk profesional. Pihaknya masih memburu pelaku yang diduga melarikan diri ke arah Purwakarta kota. &#8220;Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), jumlah nasabah yang disekap sebanyak 16 orang ditambah tujuh pegawai bank. Kami juga belum bisa mengidentifikasi senjata yang digunakan pelaku, apakah memang senpi asli atau hanya mainan,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>Asep Supiandi</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090619/bri-dirampok-rp-430-juta-amblas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Subang Kucurkan Rp 51 Miliar Untuk Perbaikan Sekolah Dasar</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090619/subang-kucurkan-rp-51-miliar-untuk-perbaikan-sekolah-dasar/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090619/subang-kucurkan-rp-51-miliar-untuk-perbaikan-sekolah-dasar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 12:27:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Subang]]></category>
		<category><![CDATA[Dana]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1047</guid>
		<description><![CDATA[Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, tahun ini, mengucurkan dana Rp 51 miliar untuk memperbaiki 733 bangunan sekolah dasar yang sekarang rusak parah. Makmur Sutisna, Kepala Dinas Pendidikan Subang, Jumat (19/6), total di wilayahnya ada 881 bangunan SD. Semuanya diperbaiki dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, tahun ini, mengucurkan dana Rp 51 miliar untuk memperbaiki 733 bangunan sekolah dasar yang sekarang rusak parah. Makmur Sutisna, Kepala Dinas Pendidikan Subang, Jumat (19/6), total di wilayahnya ada 881 bangunan SD. Semuanya diperbaiki dan selesai tahun ini. &#8220;Yang 733 lokal ini merupakan rehab berat terakhir,&#8221; kata Makmur.<br />
<span id="more-1047"></span><br />
Dari dana Rp 51 miliar itu, sebanyak Rp 48 miliar dikucurkan pusat dan Rp 3 miliar merupakan dana pendamping dari pemerintah Subang. Dana ini, kata Makmur, sebenarnya hanya cukup untuk 700 lokal saja. Jika dialokasikan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan kegiatan dari depdiknas yakni Rp 70 juta untuk rehab total tiap kelas hanya mampu menyelesaikan 700 lokal saja. Tapi karena dikerjakan dengan bergotong royong dengan desa, dana itu bisa diulur hingga bertambah 33 lokal. Malah, masih bisa dibangun 45 perpustakaan, 50 ruang usaha kesehatan sekolah, dan 75 WC murid.</p>
<p>Makmur menargetkan pada tahun ajaran baru 2009/2010, sudah tak ada lagi ruang belajar yang tak layak untuk kepentingan proses belajar. &#8220;Insya Allah, semua (kelas) sudah nyaman,&#8221; kata Mamur.</p>
<p><strong>Nanang Sutisna</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090619/subang-kucurkan-rp-51-miliar-untuk-perbaikan-sekolah-dasar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KA Argo Bromo Anggrek Terbakar</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090619/ka-argo-bromo-anggrek-terbakar/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090619/ka-argo-bromo-anggrek-terbakar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2009 09:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Argo Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Cikampek]]></category>
		<category><![CDATA[KA]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1045</guid>
		<description><![CDATA[Gerbong pembangkit tenaga listrik kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta–Surabaya, pukul 14.10 WIB kemarin, terbakar di Stasiun Cikampek, Karawang. Akibatnya, kereta berhenti selama satu jam untuk melepaskan gerbong dari rangkaian lokomotif. Menurut saksi mata, Dedi Mega (37), warga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gerbong pembangkit tenaga listrik kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta–Surabaya, pukul 14.10 WIB kemarin, terbakar di Stasiun Cikampek, Karawang. Akibatnya, kereta berhenti selama satu jam untuk melepaskan gerbong dari rangkaian lokomotif. Menurut saksi mata, Dedi Mega (37), warga Cikampek, kereta yang menggunakan jalur empat tersebut sebelum memasuki stasiun sudah terlihat ada percikan api dari arah depan. Selanjutnya, api semakin membesar dan menyambar bagian dalam gerbong dan akhirnya terbakar. &#8220;Sebelum masuk stasiun dari gerbong depan terlihat percikan api, sehingga masinis menghentikan laju kereta untuk melepaskan gerbong dari lokomotif,&#8221; ujarnya.<br />
<span id="more-1045"></span><br />
Petugas Stasiun Cikampek Entis Sutisna menyatakan baru mengetahui peristiwa setelah api menghanguskan gerbong KA. Sebab, saat peristiwa terjadi dirinya masih ada dalam ruangan dan tidak mengetahui secara pasti awal kejadian tersebut. &#8220;Kebakaran itu tidak mengganggu jalur yang dilewati kereta lain, karena sebelumnya keberangkatan tertunda akibat ada kerusakan sinyal dari Jakarta,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kepala Stasiun Cikampek Suprapto menjelaskan, kereta berangkat dari Stasiun Gambir dengan jumlah rangkaian sebanyak 9 gerbong, 7 di antaranya gerbong penumpang yang mengangkut 378 penumpang. Untuk menghindari keterlambatan, kereta diberangkatkan lagi sekitar pukul 15.25 WIB menuju Cirebon tanpa gerbong genset. &#8220;Direncanakan sesampainya di Cirebon, kereta akan menggunakan gerbong genset cadangan yang sudah disediakan, sehingga tidak akan mengganggu kenyamanan penumpang,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, kebakaran tersebut tidak mengganggu lalu lintas kereta karena Stasiun Cikampek memiliki banyak sepur dan kereta yang datang dari Jakarta maupun Surabaya bisa memakai jalur lain. Dugaan sementara kebakaran disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) di bagian pembangkit. &#8220;Untuk mengetahui secara jelas penyebab terbakarnya gerbong harus menunggu terlebih dulu hasil penyelidikan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),&#8221; bebernya.</p>
<p>Dalam peristiwa tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa karena posisi gerbong pembangkit berada di depan lokomotif dan jauh dari gerbong penumpang. Untuk memadamkan api yang masih menyala di bagian dalam gerbong, pihak stasiun meminta bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Karawang.</p>
<p><strong>Raden Bagja Mulyana</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090619/ka-argo-bromo-anggrek-terbakar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tawuran Antar Sekolah, Dua Siswa Terluka</title>
		<link>http://www.purwakarta.info/20090618/tawuran-antar-sekolah-dua-siswa-terluka/</link>
		<comments>http://www.purwakarta.info/20090618/tawuran-antar-sekolah-dua-siswa-terluka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 15:03:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Purwakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Bina Taruna]]></category>
		<category><![CDATA[Bintar]]></category>
		<category><![CDATA[SMK]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tekin]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Industri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwakarta.info/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Industri dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham, Kamis (18/6) siang, setelah terlibat tawuran dengan kelompok pelajar SMK Bina Taruna, Purwakarta, Jawa Barat. Korban adalah Ricky warga Cibodas, Kecamatan Bungursari, dengan luka tusuk di pinggang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Industri dilarikan ke Rumah Sakit Efarina Etaham, Kamis (18/6) siang, setelah terlibat tawuran dengan kelompok pelajar SMK Bina Taruna, Purwakarta, Jawa Barat. Korban adalah Ricky warga Cibodas, Kecamatan Bungursari, dengan luka tusuk di pinggang kanan. Serta, Susanto, warga Jomin, Karawang yang terluka di kepala akibat pukulan benda tumpul.<br />
<span id="more-1043"></span><br />
Peristiwa terjadi saat 15 siswa SMK Teknik Industri naik angkutan umum nomer 43 dari Cikampek ke Purwakarta dan dicegat pelajar SMK Bina Taruna, salah satu siswa SMK Teknik Industri yang berada dalam angkot menantang pelajar Bina Taruna dengan melempar botol ke anak sekolah yang menghadang angkot. Tawuran pun tak terelakkan dan mengakibatkan kaca belakang mobil angkot pecah serta dua pelajar terluka.</p>
<p>Aparat Kepolisian Sektor Bungur Sari segera menangkap siswa SMK Bina Taruna bernama Fery karena memecahkan kaca belakang angkot. Kepala Polsek Bungursari Ajun Komisaris Polisi Apep Kardan mengatakan kenakalan para siswa itu sudah mengarah kriminal. Sebab, ada korban yang ditusuk dan dipukul dengan benda tumpul.</p>
<p>Puluhan pelajar yang terlibat perkelahian massal kemudian ditangkap dan dibawa ke Polres Purwakarta. Mereka akan dijerat dengan pasal 351 dan 170 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang perusakan bersama-sama dengan ancaman penjara di atas lima tahun.</p>
<p><strong>Liputan6</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwakarta.info/20090618/tawuran-antar-sekolah-dua-siswa-terluka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
